Pekerjaan favorit untuk alumni magang Jepang

6 Pekerjaan Favorit Untuk Alumni Magang Jepang

Pekerjaan favorit untuk alumni magang Jepang – Setelah selesai magang jepang selama tiga tahun, banyak yang masih bingung “setelah ini mau ngapain?”. Padahal selama 3 tahun banyak yang dipelajari di Jepang. Yang mana banyak hal juga yang dilihat ,dirasakan dan dikerjakan yang tidak bisa dikerjakan selain peserta magang jepang.
Sebenarnya para Jisshusei yang sudah ulang ke Indonesia tidak perlu khawatir akan hal itu. Berikut adalah ulasan yang dapat dijadikan referensi mengenai 6 pekerjaan favorit untuk alumni magang Jepang setelah magang di Jepang selama 3 tahun.

1. Bekerja di Perusahaan Jepang di Indonesia

Bagi peserta magang program IM Japan, setelah menyelesaikan program magang di Jepang 3 tahun, pemagang tidak langsung pulang ke rumah masing masing. Melainkan akan menuju ke Kantor IM Pusat untuk upacara pelepasan dan penerimaan bantuan modal dari IM Japan. Di hari itu biasanya ada banyak perusahaan Jepang yang yang mengadakan perekrutan kerja di kantor pusat IM Japan.
Pengalaman yang ditempa selama 3 tahun di Jepang itu dibutuhkan perusahaan jepang yang ada di Indonesia. Banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan yang mempunyai kemampuan bahasa Jepang serta disiplin kerja Jepang. Jadi tidak usah khawatir tidak mendapatkan pekerjaan karena banyak perusahaan Jepang yang menghargai kemampuan peserta magang yang pulang ke Indonesia. Tidak hanya IM japan yang mengadakan job fair untuk alumni magang jepang, melainkan dari kemenaker juga mengadakan job fair untuk alumni magang jepang

2. Kembali Lagi ke Jepang Dengan Visa Trainee

Berdasarkan perundang undangan mengenai periode magang jepang, sekarang ini diperpanjang menjadi total 5 tahun. Sehingga Jisshusei yang menyelesaikan program magang jepang 3 tahun dan sudah pulang ke Indonesia bisa kembali ke Jepang. Namun perlu dicatat bahwa proses ini memerlukan syarat yang mengharuskan kembali ke jepang dan magang dengan jenis pekerjaan yang sama dengan yang lama (ketika magang di Jepang) . Jadi sebelum pulang pastikan perusahaan yang ditempati untuk magang mau untuk memperpanjang 2 tahun untuk jangka waktu magang. Komunikasikan keinginan itu ke staff perusahaan penerima.

3. Menjadi Penerjemah Bahasa Jepang

Jumlah penerjemah bahasa jepang di Indonesia sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah orang jepang yang ada di Indonesia. Sedikitnya universitas di indonesia yang memiliki jurusan bahasa Jepang di bandingkan bahasa Inggris adalah fakta. Selain itu juga menjadi latar belakang sedikitnya orang Indonesia yang menguasai bahasa Jepang. Banyaknya permintaan pendampingan pekerja dari jepang atau turis jepang menjadi peluang kerja bagi alumni magang jepang yang sudah kembali ke Indonesia. Pasalnya dengan waktu 3 tahun belajar dan bekerja di Jepang dengan program magang harusnya bisa menguasai kemampuan bahasa jepang dengan lancar. Oleh karena itu dihimbau kepada peserta magang yang sedang magang di jepang, untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang ketiga magang di Jepang.

4. Mendirikan LPK Bahasa Jepang

Untuk mengikuti program magang jepang harus melalui beberapa tahapan tes dan pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu pengetahuan atau skill bahasa dibutuhkan dalam mengikuti seleksi magang jepang. Ketidaktahuan peminat magang tentang persiapan magang ke Jepang sebenarnya menjadi peluang usaha tersendiri.

Dengan berbekal kemampuan bahasa Jepang dan pengalaman menjadi peserta magang, sebenarnya modal utama dalam mendirikan usaha LPK bahasa Jepang. Dengan kemampuan itu alumni magang jepang dapat berkontribusi dengan cara memberi layanan konsultasi tentang cara lulus seleksi magang jepang. Selain itu alumni magang Jepang dapat mengajarkan bahasa jepang kepada calon peserta magang yang akan mengikuti seleksi. Kegiatan ini selain berkontribusi terhadap peningkatan jumlah peserta magang Jepang dari Indonesia, juga dapat mendapatkan keuntungan dari jasa konsultasi dan pendidikan bahasa Jepang. Jenis pekerjaan ini adalah Pekerjaan favorit untuk alumni magang Jepang setelah pulang ke Indonesia

5. Kembali ke Jepang Dengan Visa Engineer

Tidak sedikit alumni magang jepang yang ingin balik ke Jepang. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Diantaranya gaji di jepang lebih tinggi, sudah terbiasa dengan kehidupan di Jepang dan lain-lain. Meskipun jumlahnya sangat sedikit bukan tidak mungkin alumni magang jepang kembali ke Jepang dengan status Engineer. Sampai sekarang ini menjadi enggineer di Jepang adalah Pekerjaan favorit untuk alumni magang Jepang meskipun kuotanya sedikit. Karena peminatnya banyak dan permintaannya sedikit, hal ini banyak dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab. Banyak terjadi kasus penipuan dengan janji bisa memberangkatkan ke Jepang dengan visa engineer dengan syarat membayar puluhan juta rupiah. Hal hal seperti ini dapat diminimalisir dengan pengetahuan tentang syarat syarat pengajuan visa engineer.

Salah satu syarat untuk mengajukan visa ini adalah pendidikan terakhir adalah diploma tiga(D3), jurusan teknik. Perlu diketahui status visa engineer itu beda dengan magang yang mensyaratkan lulusan minimal SMA sederajat. Namun harus lulus pendidikan tinggi minimal D3 sebagai syarat mendapatkan visa engineer (visa pekerja). Jadi ketika ada orang yang menjanjikan alumni magang jepang bisa kembali meskipun lulusan SMA, jangan percaya! Selain itu bagi alumni magang jepang yang mempunyai riwayat pendidikan D3 atau diatasnya disarankan untuk meneliti terlebih dahulu orang atau lembaga yang katanya bisa memberangkatkan ke jepang dengan visa engineer itu pernah memberangkatkan atau tidak. Karena rekam jejak itu sangat penting untuk melihat kredibilitas orang atau lembaga penyalur tersebut.

6. Bekerja di Jepang Dengan Visa Tokutei Gino

Kabar baik bagi alumni magang jepang. Karena mulai tahun 2019 diberlakukannya visa pekerja baru di jepang. Yaitu visa Specified Skilled Workers atau lebih dikenal dengan visa tokutei gino. Visa ini memberikan keringanan bagi alumni magang jepang untuk memperoleh visa. Pasalnya salah satu syarat pendaftaran visa ini adalah orang yang mempunyai pengalaman magang di Jepang selama 3 tahun.

Bagi alumni magang jepang setelah 3 tahun magang di jepang akan mendapatkan sertifikat jitco dan sertifikat ujian senmon sesuai bidang magang masing masing. Sertifikat itu dibutuhkan saat mendaftar di visa tokutei gino. Bagi peserta magang yang sedang menjalani kegiatan pemagangan, sebelum masa magang berakhir bisa mengajukan visa ini, dengan rekomendasi perusahaan penerima di jepang bahwa bersedia menerima sebagai pekerja ber visa tokutei gino. Atau bagi peserta magang jepang yang sedang magang yang ingin nantinya bekerja di bidang lain, disarankan untuk mengikuti tes kemampuan bidang lain sebagai syarat mendapatkan visa tokutei gino. Tes kemampuan ini dilaksanakan di dalam negeri Jepang.

Kesimpulan

Sebenarnya banyak pilihan pekerjaan untuk alumni magang jepang yang bisa kita pilih. Untuk mendapatkan informasi loker alumni magang jepang juga tidak susah, yaitu cukup menghubungi kemenaker dan Im japan (alumni Im Japan). Karena instansi tersebut berkaitan dengan perusahaan perusahaan jepang di Indonesia. Selain itu pentingnya berkomunikasi sesama angkatan agar bisa bertukar informasi. Dengan cara mengikuti grup Ikatan Alumni Magang Jepang kita bisa bertukar informasi yang mungkin bisa menjadi usaha kedepan.

Yang paling penting adalah kembali ke tujuan awal magang jepang yaitu belajar mandiri. Dengan tempaan pengalaman di Jepang harusnya kita bisa mandiri dan kedepannya bisa berdikari berwirausaha sendiri. Dengan banyaknya wirausahawan di Indonesia maka para alumni magang jepang yang berwirausaha dapat berkontribusi terhadap terciptanya lapangan kerja di Indonesia dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *