Trik Makan Murah Dan Irit Untuk Kenshusei Selama Magang Di Jepang

Trik Makan Murah Dan Irit Untuk Kenshusei Selama Magang Di Jepang

Jepang merupakan negara yang terkenal akan kehidupan yang mahal, harga-harga barang atau bahan pun tergolong mahal disana. Apabila tak pandai mengatur keuangan maka pendapatan yang didapatkan bisa cepat habis, terlebih untuk para kenshusei tentunya gaji yang didapatkan selama melaksanakan program magang Jepang ingin dikumpulkan dan saat masa magang berakhir dapat membawa pulang banyak uang.

Namun itu tidak semudah yang dibayangkan, kehidupan di Jepang yang serba mahal bisa membuat gaji kenshusei menipis apabila tak bisa memprioritaskan kebutuhan dan mengatur keuangannya. Teruntuk para kenshusei yang ingin hidup hemat alias ngirit selama berada di Jepang. Berikut ini adalah trik makan murah dan irit yang dapat kenshusei coba:

1. Masak Sendiri Dan Mengunjungi Supermarket

Trik pertama ini termasuk cara yang efektif jika kenshusei mau memasak sendiri di dapur. Biasanya setiap apartemen untuk para kenshusei memiliki fasilitas dapur, ini dapat dimanfaatkan untuk memasak supaya lebih hemat pengeluaran dibandingkan dengan makan di restoran-restoran.

Kunjungi dan belilah bahan-bahan makan di supermarket terdekat, hampir semua jenis bahan masakan dapat kenshusei temukan di supermarket.

Terkadang ada juga diskon atau promo yang diberikan, tentunya ini sangat untung bagi para kenshusei yang ingin berbelanja irit. Di supermarket juga menjual nasi yang siap dipanaskan, lauk pauk seperti telur, ayam goreng, ikan goreng dan lain-lain. Harganya rata-rata berkisar mulai dari 99 Yen hingga 300 Yen.

Namun saat di supermarket kenshusei juga harus berhati-hati dan menjaga hati supaya kuat iman untuk tidak tergiur membeli barang atau bahan-bahan yang tidak dibutuhkan. Jangan lupa selalu cek harga, supaya nanti tidak over budget.

2. Toko 100 Yen/ 100 Yen Store

100 Yen store ini biasanya banyak tersebar di kota-kota besar sehingga cukup mudah untuk dijumpai. Hampir semua bahan makanan yang di jual di 100 Yen store ini memiliki harga jual rata-rata sekitar 100 Yen. Sebagai contoh, bila ditempat lain harga susu kotak ukuran 1 liter dapat mencapai 200 Yen, di 100 Yen store dijual seharga 100 Yen saja. Tentunya ini cukup menguntungkan karena dapat menghemat setengah harganya. Jadi untuk kenshusei yang ingin ngirit dan makan murah selama berada di Jepang, 100 Yen store ini dapat menjadi pilihan alternatif untuk membeli camilan atau pun mencari makanan pengganjal perut yang murah meriah.

Namun perlu para kenshusei ingat dan cermati pula, walaupun 100 Yen store ini tergolong toko yang menjual dagangannya dengan murah, kenshusei juga harus memilah dan memilih kebutuhan apa yang harus dipenuhi terlebih dahulu, jangan sampai terlena akan kemurahan harganya. Jika tidak di perhatikan bisa-bisa malah jadi boros dan over budget juga. Oleh karena itu sebelum berbelanja baiknya buatlah daftar belanjaan mulai dari yang paling penting dan dibutuhkan.

3. Rice-bowl Restaurant

Trik ini biasanya dipake oleh para mahasiswa dan kenshusei Indonesia saat ingin makan di luar (tidak masak sendiri) namun dengan biaya yang masih terjangkau. Di jepang sendiri biasanya terdapat kedai makan rice-bowl seperti Yoshinoya, Sukiya atau Matsuya.

Teruntuk kenshusei yang beragama Islam sebaiknya jika ingin membeli rice bowl ini disarankan untuk membeli yang daging ayam atau chicken rice bowl. Bukan berarti tidak ada atau tidak boleh makan daging sapi atau domba melainkan ini lebih kepada memilih cari aman supaya tidak makan daging babi, hal ini karena di Jepang masih banyak restoran yang menyediakan makanan dari bahan dasar daging babi.

Mengenai harga makanan di Rice-bowl Restaurant bervariasi, tergantung dengan jenis makanan yang dipesan dan juga besar mangkoknya, rata-rata untuk chicken rice bowl berikisar 380 Yen (kecil) dan 480 Yen (besar).

4. Vending machine soba dan udon

Sudah bukan hal baru vending machine banyak ditemukan di Jepang, hampir semua barang dapat dibeli di vending machine. Mulai dari membeli minuman, tiket-tiket (musim, bioskop, dll), bahkan mobil pun bisa.

Termasuk juga membeli makanan seperti mie rebus pun kenshusei dapat membelinya di vending machine. Cara kerja dari vending macine ini yaitu kenshusei hanya perlu memilih menu apa yang akan dimakan dan membayarnya melalui vending machine tersebut. Nanti mesin akan mengeluarkan karcis dan kemudian tukarkan karcis tersebut ke pelayan restorannya.

Biasanya vending machine untuk mie ini banyak tersedia di stasiun, terdapat dua jenis mie yang ditawarkan yaitu soba dan udon. Namun diantara kedua mie tersebut yang paling mengenyangkan dan tahan lama adalah soba, karena soba merupakan mie yang lebih berserat daripada udon.

Demikianlah tadi beberapa tips berhemat dengan makan makanan murah selama berada di Jepang yang dapat para kenshusei coba. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *