kegiatan magang di jepang

Kegiatan Magang di Jepang, Suka Dukanya

Kegiatan magang di Jepang di hari kerja

   Seperti dengan nama dari program nya peserta magang akan melakukan praktek kerja atau magang di perusahaan penerima dijepang di hari kerja. Perusahaan di jepang rata rata mempunyai hari kerja di hari senin sampai hari jumat. Adapun jam kerja per hari yaitu 8 jam belum termasuk istirahat.

Biasanya perusahaan dijepang memiliki jam istirahat pendek sebelum istirahat siang sekitar 15 menit, kemudian istirahat siang untuk makan siang selama hamper 1jam dan istirahat pendek setelah istirahat siang sekitar 15 menit. Peserta magang yang beragama Islam akan memanfaatkan istirahat siang untuk melakukan sholat Dhuhur dan istirahat pendek setelah istirahat siang untuk sholat azhar.

  Dalam praktek magang di Jepang, peserta magang akan belajar sambil bekerja dengan instruksi langsung dari orang jepang, oleh karena itu kemampuan Bahasa jepang dengan level percakapan sehari hari sangat dibutuhkan. Pada tahun pertama peserta magang di jepang akan dipandu selama mereka melakukan prektek.

Setiap masalah atau hal -hal yang tidak dimengerti akan dijelaskan oleh penangung jawab yang memandu peserta. Setelah itu di tahun ke dua peserta magang itu akan di lepas dan diberi tanggung jawab yang lebih untuk menjalankan pekerjaannya sendiri tanpa dampingan meskipun peserta magang selalu dipantau. Bila peserta magang dianggap sudah bisa melakukan tugas atau pekerjaan, maka mereka akan diberi ijin untuk melakukan lembur.

  Selama program magang ini berjalan, selama itu pula peserta magang  akan belajar bagai mana proses kerja di perusahaan jepang. Tidak hanya tentang teknik keterampilan saja yang mereka pelajari, melainkan mereka akan belajar bagaimana perusahaan jepang peroperasi dengan cara pengamatan sendiri.

Dan pada akhirnya keterampilan dan pengetahuan yang mereka dapatkan selama dijepang akan dibawa ke Indonesia dan dapat diaplikasikan untuk bisa berkontribusi di bidang industry yang mana sesuai dengan tujuan utama dari program magang di jepang.

Kegiatan peserta magang Jepang dihari libur

  Di hari sabtu dan minggu rata rata perusahaan dijepang libur. Namun karena tuntutan produksi tidak jarang pekerja diminta lembur dihari libur tak terkecuali peserta magang di jepang. Hal ini akan dimanfaatkan para peserta magang untuk mengumpulkan uang dengan cara menambah jam kerja dengan cara lembur. Karena perhitungan upah kerja lembur di Jepang  tinggi yaitu kurang lebih 1000 yen per jam, para peserta magang dapat menabung lebih bila melakukan kerja lembur.

  Namun tidak semua perusahaan meminta kerja lembur dihari libur. Bagi peserta magang di jepang yang tidak lembur di hari libur, adalah kesempatan bagi mereka untuk belajar budaya jepang.

Banyak hal hal yang bisa dipelajari dari Jepang. Tata kota, masyarakat di Jepang, perilaku orang jepang adalah hal hal yang paling mudah dipelajari dengan cara melihatnya. Untuk itu dihari libur tidak sedikit peserta magang pergi ke kota hanya sekedar untuk melihat lihat apa yang bisa dipelajari dari Jepang.

  Bagi peserta magang hari liburan tidak akan disia-siakan untuk berburu pemandangan. Jepang adalah negara yang mempunyai 4 musim dan banyak mempunyai tempat wisata yang menarik. Setiap musim berganti tempat wisata itu akan berganti pula latar belakang keindahannya. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta magang untuk mengabadikan pengalaman mereka yang pernah tinggal di Jepang dengan gambar foto berlatarkan tempat wisata di Jepang. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *