perbedaan Jisshusei dan Kenshusei

Perbedaan Jisshusei Dan Kenshusei Serta Tes Yang Akan Dihadapi

Pada artikel kali ini penulis akan membahas mengenai pengertian perbedaan Jisshusei dan Kenshusei. Banyak dari calon peserta magang Jepang yang belum tahu apa itu Jisshusei dan Kenshusei. Mereka menganggap keduanya adalah hal yang sama, padahal jika dilihat dari praktiknya terdapat perbedaan. Teruntuk itu Anda yang akan menjadi peserta magang Jepang wajib mengetahui terlebih dahulu perbedaan Jisshusei dan kenshusei.

Perlu Anda ketahui sebelumnya, para peserta magang di Jepang ini akan menetap di Jepang selama jangka waktu tertentu, disana peserta magang akan belajar dan mendalami teknik, keahlian, dan pengetahuan tentang industri Jepang di suatu perusahaan dimana mereka diterima.

Perbedaan Jisshusei Dan Kenshusei Menurut Waktu Magang di Jepang

Definisi mengenai KENSHUSEI yaitu peserta training pada tahun pertama. Program pemagangan bulan pertama di Jepang disebut sebagai masa training atau masa Kenshusei.

Dimana pada saat bulan pertama ini merupakan masa untuk belajar sambil berlatih. Masa Kenshusei ini membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk menyelesaikannya, setelah itu diakhiri dengan ujian pra Jisshusei.

Ujian pada akhir Kenshusei ini berupa praktek dan mengerjakan soal-soal mengenai jurusan masing-masing. Apabila peserta magang Jepang tersebut lulus dalam ujian dan pelatihan tersebut maka ia akan mendapatkan ijin (Surat Ijin Tinggal) untuk masuk pada tahun berikutnya (bulan ke 2 sampai selesai).

Sedangkan definisi JISSHUSEI yakni program pemagangan bulan ke 2 sampai dengan selesai di Jepang. Masa ini sering disebut dengan Technical Intern Training atau masa dimana peserta magang Jepang berlatih sambil bekerja.

Untuk menyelesaikan masa Jisshusei ini peserta magang Jepang membutuhkan waktu sekitar dua tahun. Memasuki masa ini berarti sudah dianggap sama dengan pemagangan kerja di Jepang sesuai dengan aturan Undang-Undang Perburuhan di Jepang.

Jadi magang di Jepang ini total berlangsung selama tiga tahun, tidak lebih dan tidak kurang. Untuk itu sangat diperlukan niat yang kuat dan semangat yang tinggi untuk belajar dengan rajin dan tekun di sana.

Sebagai calon peserta magang Jepang perlu Anda ketahui juga bahwa magang ke Jepang ini berbeda dengan kerja ke negara seperti Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, dan lainnya. Perbedaan ini terletak pada masalah gaji, perlindungan hukum, dan keselamatan kerja terhadap peserta magang.

Selama berada di Jepang, peserta magang Jepang akan mendapatkan fasilitas berupa tempat tinggal atau rumah tinggal yang khusus disediakan untuk peserta magang Jepang yang mana didalamnya dilengkapi dengan peralatan memasak, pemanas air, mesin cuci, kulkas, televisi, AC dan juga mendapatkan fasilitas transportasi berupa sepeda.

Bila Anda berniat magang di Jepang, maka Anda harus melalui beberapa tahap proses seleksi pemagangan ke Jepang. Proses seleksi ini wajib diikuti oleh seluruh calon peserta magang Jepang, ikutilah setiap prosesnya dengan baik karena pada proses seleksi ini menggunakan sistem gugur.

Oleh karena itu Anda harus bersungguh-sungguh dan memiliki tekad yang kuat supaya bisa lolos seleksi ini. Karena apabila Anda sekali coba tes dan gagal pada tahap tertentu dalam rangkain tes tersebut maka otomatis gugur dan tidak lolos, Anda harus mengulangi lagi pada saat pembukaan perekrutan di daerah tersebut. Setelah paham perbedaan Jisshusei dan Kenshusei, selanjutnya perlu diketahui bagaimana mengikuti seleksinya.

Gambaran Tes Seleksi Pemagangan di Jepang

Dibawah ini merupakan gambaran tes seleksi pemagangan di Jepang pada masa IM Jepang (dulu):

  1. Tes Fisik – 1 yaitu berupa pemeriksaan seluruh badan
  2. Tes Matematika yang berjumlah kurang lebih 10 soal dan dikerjakan dalam waktu 3 menit
  3. Tes Fisik – 2 yaitu lari sepanjang 3 kilometer dalam waktu 15 menit, lalu push up minimal sebanyak 35 kali dan sit up minimal sebanyak 25 kali
  4. Tes Bahasa Jepang Dasar, calon peserta magang Jepang diwajibkan untuk menguasai katakana, hiragana, kata benda dan kata kerja
  5. Tes Interview/Wawancara
  6. Tes Psikotest
  7. Tes Pra Pelatihan

Kini IM Jepang memiliki prosedur baru dalam menyeleksi calon peserta magang Jepang, yakni:

  1. Tes Matematika sebanyak 20 soal yang dikerjakan dalam waktu 15 menit dan minimal betul 14.
  2. Tes Kesemaptaan yaitu lari 3 km selama 15 menit, push up 35 kali, dan sit up 25 kali
  3. Tes Fisik yaitu cek seluruh badan dari ujung kepala hingga ujung kaki
  4. Tes Interview/Wawancara

Untuk mempersiapkan agar lulus seleksi magang ke Jepang ada perlunya mempersiapkan diri dari awal. Ababila berminat mengikuti program magang di Jepang ini konsultasikan melalui link Magang Jepang.Net dibawah gratis.

Magang Jepang.Net

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *